Pintu Surga yang Paling Tengah.

17 06 2009

familyKetika ibu dari Iyas bin Muawiyah wafat, Iyas meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya tentang sebab tangisannya, jawabnya, “Allah bukakan untukku dua pintu masuk surga, sekarang, satu
pintu telah ditutup.”

Begitulah, orangtua adalah pintu surga, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu-pintu yang lain.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “ORANG TUA adalah Baca entri selengkapnya »





Titip Salam, Sunnahkah???

12 05 2009

salam_01Oleh. Abu Musa Al-Atsari

Budaya Titip Salam

Budaya titip salam di Indonesia sudah sangat mendarah daging. Sering kita mendengar seseorang titip salam untuk temannya yang ada di negeri seberang, seorang sahabat titip salam untuk sahabatnya yang ada di luar kota, satu keluarga di kota titip salam untuk kerabatnya di desa, dst.

Budaya titip salam ini pun tidak hanya populer dikalangan remaja atau orang tua, bahkan tak jarang kita dapati bocah-bocah ikut meramaikannya. Hanya saja yang sangat disayangkan, banyak kalangan muda-mudi mengotori budaya mulia ini denga titip salam kepada lawan jenis yang belum halal baginya, baik berupa salam cinta atau salam perkenalan yang dapat berbuntut kepada hubungan yang diharamkan.

Titip Salam, Sunnahkah !? Baca entri selengkapnya »





Pacaran dalam Islam

11 06 2008

Pada pembahasan sesion ini kita akan mengangkat masalah pacaran. Pacaran yang sudah merupakan fenomena mengejala dan bahkan sudah seperti jamur dimusim hujan menjadi sebuah ajang idola bagi remaja . Cinta memang sebuah anugerah, cinta hadir untuk memaniskan hidup di dunia apalagi rasa cinta kepada lawan jenis, sang pujaan hati atau sang kekeasih hati menjadikan cinta itu begitu terasa manis bahkan kalo orang bilang bila orang udah cita maka empedu pun terasa seperti gula. Begitulah cinta, sungguh hal yang telah banyak menjerumuskan kaum muslimin ke dalam jurang kenistaan manakala tidak berada dalam jalur rel yang benar. Mereka sudah tidak tahu lagi mana cinta yang dibolehkan dan mana yang dilarang.
Kehidupan seorang muslim atau muslimah tanpa pacaran adalah hambar, begitulah kata mereka. Kalau dikatakan nggak usah kamu pacaran maka serentak ia akan mengatakan ” Lha kalo nggak pacaran, gimana kita bisa ngenal calon pendamping kita ?”. Baca entri selengkapnya »





Sifat-sifat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam

9 06 2008

Tibalah kita di depan rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kita ketuk pintu beliau untuk meminta izin. Marilah kita layangkan perhatian kepada sahabat yang melihat langsung Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ia akan menceritakannya kepada kita seolah-olah kita melihat beliau shallallahu ‘alaihi wasallam. Agar kita dapat mengenal ciri fisik beliau yang mulia serta wajah beliau yang penuh senyum.

Al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallah ‘anhu menuturkan:


“Rasulullah adalah seorang yang sangat tampan wajahnya, sangat luhur budi pekertinya, beliau tidak terlalu jangkung dan tidak pula terlalu pendek.” (HR. Al-Bukhari)

Masih dari Al Bara’ radhiyallah ‘anhu ia berkata:


“Rasulullah memiliki dada yang bidang dan lebar, beliau memiliki rambut yang terurai sam-pai ke cuping telinga (bagian bawah telinga), saya pernah menyaksikan beliau mengenakan pakaian berwarna merah, belum pernah saya melihat sesuatu yang lebih indah daripada itu.” (HR. Al-Bukhari)

Abu Ishaq As-Sabi’i berkata: “Seseorang pernah bertanya kepada Al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallah ‘anhu: “Apakah wajah Rasulullah lancip seperti sebilah pedang?” ia menjawab: “Tidak, bahkan bulat bagaikan rembulan!” (HR. Al-Bukhari)

Anas bin Malik radhiyallah ‘anhu mengungkapkan:


“Belum pernah tanganku menyentuh kain sutra yang lebih lembut daripada telapak tangan Rasulullah . Dan belum pernah aku mencium wewa-ngian yang lebih harum daripada aroma Rasulullah ” (Muttafaq ‘alaih)

Di antara sifat beliau adalah “pemalu”, sampai-sampai Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallah ‘anhu mengatakan:


“Rasulullah itu lebih pemalu daripada gadis dalam pingitan. Jika beliau tidak menyukai sesuatu, niscaya kami dapat mengetahui ketidak sukaan beliau itu dari wajahnya.” (HR. Al-Bukhari)

Demikianlah beberapa sifat dan budi pekerti Rasulullah . Sungguh, ayah dan ibuku sebagai tebusannya! Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menyempurnakan jasmani dan budi pekerti beliau .





Tradisi Jabat Tangan Dengan Bukan Mahrom

8 06 2008

Pada zaman sekarang jabat tangan antara laki-laki dengan perempuan hampir sudah menjadi tradisi. Tradisi yang mengalahkan akhlak islami yang semestinya ditegakkan. Bahkan sebagian pelakunya menganggap kebiasaan itu jauh lebih baik dan lebih tinggi nilainya dari pada syariat Alloh Subhaanahu wa Ta’ala yang mengharamkannya.

Sehingga ketika berdialog dengan sebagian umat Islam mengenai hukum syariat dengan dalil-dalil yang kuat dan jelas tentu serta merta sebagian kita akan menuduh kita dengan sebagai orang kolot, ketinggalan zaman, kaku, sulit beradaptasi, ekstrim, hendak memutuskan tali silaturrahmi, menggoyahkan niat baik ….dan sebagainya. Baca entri selengkapnya »