Di Balik Fenomena FacebooK (Rugi Kalau tidak dibaca)

16 10 2009

facebookKetika perpecahan keluarga menjadi tontonan yang ditunggu dalam sebuah episode infotainment setiap hari.
Ketika aib seseorang ditunggu-tunggu ribuan mata bahkan jutaan dalam berita-berita media massa.

Ketika seorang celebritis dengan bangga menjadikan kehamilannya di luar pernikahan yang sah sebagai ajang sensasei yang ditunggu-tunggu …’siapa calon bapak si jabang bayi?’

Ada khabar yang lebih menghebohkan, lagi-lagi seorang celebrities yang belum resmi berpisah dengan suaminya, tanpa rasa malu berlibur, berjalan bersama pria lain, dan dengan mudahnya mengolok-olok suaminya.

Wuiih……mungkin kita bisa berkata ya wajarlah artis, kehidupannya ya seperti itu, penuh sensasi.Kalau perlu dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, aktivitasnya diberitakan dan dinikmati oleh Baca entri selengkapnya »





Kemungkaran-Kemungkaran Yang Biasa Terjadi Pada Hari Raya

15 09 2009

lebaran2Oleh : Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Atsari

Ketahuilah wahai saudaraku muslim -semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepadamu- sesungguhnya kebahagiaan yang ada pada hari-hari raya kadang-kadang membuat manusia lupa atau sengaja melupakan perkara-perkara agama mereka dan hukum-hukum yang ada dalam Islam. Sehingga engkau melihat mereka banyak berbuat kemaksiatan dan kemungkaran-kemungkaran dalam keadaan mereka menyangka bahwa mereka telah berbuat sebaik-baiknya !! Semua inilah yang mendorongku untuk menambahkan pembahasan yang bermanfaat ini dalam tulisanku, agar menjadi peringatan bagi kaum muslimin dari perkara yang mereka lupakan dan mengingatkan mereka atas apa yang mereka telah lalai darinya[1].

Diantara Kemungkaran Itu Adalah : Baca entri selengkapnya »





Tidak ada yang bisa menggantikan Allah

27 08 2009

allahSyahdan, seseorang masuk ke dalam sebuah masjid bukan pada waktu shalat. Maka, betapa kagumnya ia ketika menjumpai seorang anak kecil yang baru berumur sepuluh tahun sedang melaksanakan shalat dengan khusyuk. Lantas ia menunggunya hingga shalatnya selesai.

Setelah itu ia menghampirinya dan bertanya, “Nak, anak siapakah engkau ini?” Ia menggeleng-gelengkan kepalanya, kemudian meneteskan airmata di pipinya dan kemudian mengangkat kepalanya seraya berkata, “Saya ini yatim piatu.”
Hati orang itu pun tersentuh dan iba. “Apakah engkau mau menjadi anakku?”, tanya orang itu dengan tulus.
Anak itu menjawab, Baca entri selengkapnya »





Pintu Surga yang Paling Tengah.

17 06 2009

familyKetika ibu dari Iyas bin Muawiyah wafat, Iyas meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya tentang sebab tangisannya, jawabnya, “Allah bukakan untukku dua pintu masuk surga, sekarang, satu
pintu telah ditutup.”

Begitulah, orangtua adalah pintu surga, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu-pintu yang lain.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “ORANG TUA adalah Baca entri selengkapnya »





Cinta tidak harus selalu berwujud……

10 03 2009

loveSuami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-2 saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan. Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-2 sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.

Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal. Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian. “Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut. “Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan”

Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya? Dan akhirnya dia bertanya, “Apa yang Baca entri selengkapnya »





Ketika Uang Menjadi Panglima

5 01 2009

uang-dalam-genggaman“Uang hanyalah sebuah alat. Ia dapat membawa Anda kemanapun tempat yang di inginkan, tetapi ia tak akan dapat menggantikan Anda sebagai pengemudinya. ” (Ayn Rand, penulis asal Amerika kelahiran Rusia, 1905-1982 )

BEBERAPA waktu yang lalu seorang penegak hukum diberitakan
tertangkap basah menerima uang suap dalam jumlah miliaran rupiah terkait kasus yang diselidikinya. Reputasinya yang selama ini dikenal baik, hancur lebur dalam sesaat. Perjalanan karirnya pun akhirnya terhenti cukup sampai disini. Anggota Dewan kita yang terhormat pun tak luput dari berita yang tak sedap. Walau
penghasilan resminya di atas rata-rata dibandingkan penghasilan
kebanyakan rakyat, plus ditambah tunjangan sana-sini, tetapi toh tetap saja kita mendengar ada Anggota Dewan tertangkap basah sedang menerima suap. Banyak kasus serupa yang terjadi. Mulai dari penegak hukum, Anggota Dewan, hingga pejabat Pemerintah level bawah, terlibat kasus suap.

Kesemua kasus tersebut bermuara pada satu hal, yakni uang. Pada satu titik tertentu, uang mungkin menjadi sumber masalah, tetapi di titik lain, uang dapat pula menjadi sumber kebahagiaan. Kahlil Gibran, seorang penyair kelahiran Lebanon, pernah mengingatkan, “Uang seperti cinta, yang dapat membunuh dan melukai orang yang hanya bisa menggenggamnya saja, tapi juga dapat menjadi penambah semarak kehidupan bagi yang dapat memberikannya kepada orang lain.”

Sebagian orang mempersepsikan, bahwa Baca entri selengkapnya »





100 AlasanMengapa Saya Pakai Jilbab?

30 12 2008

perhiasan-dunia1. Menjalankan syi’ar Islam.
2. Berniat untuk ibadah.
3. Menutup aurat terhadap yang bukan mahram.
4. Karena saya ingin ta’at kepada Allah yang telah menciptakan saya, menyempurnakan penciptaan saya, memberi rizki, melindungi, dan menolong saya.
5. Karena saya ingin ta’at kepada Rasul-Nya, pembimbing ummat dengan risalah beliau.
6. Untuk memperoleh Ridho Allah (InsyaAllah) .
7. Merupakan wujud tanda bersyukur atas nikmat-Nya yang tiada putus.
8. Seluruh ulama sepakat bahwa hUkum mengenakan jilbab itu wajib.
9. Agar kaum wanita menutup auratnya.
10. Bukan karena gaya-gayaan.
11. Bukan karena mengikut trend.
12. Bukan karena berlagak sok suci.
13. Lebih baik sok suci dari pada sok zholim .
14. Tidak sekadar bermaksud agar berbeda dari yang lain.
15. Meninggikan derajat wanita dari belenggu kehinaan yang hanya menjadi objek nafsu semata.
16. Jilbab cocok untuk semua wanita yang mau menjaga dirinya dari objek nafsu semata.
17. Saya ingin menjadi wanita solihah.
18. Saya tengah berusaha mencapai derajat taqwa.
19. Jilbab adalah pakaian taqwa.
20. Jilbab adalah identitas wanita muslimah.
21. .Diawali dengan mengenakan jilbab, saya ingin menapak jalan ke surga.
22. Menjauhkan diri dari azab panasnya api neraka di hari kemudian yang sangat jauh panasnya di banding panasnya beljilbab sesuai syar’i.
23. Istri-istri Rasulullah berbusana muslimah.
24. Para sahabiah (sahabat Rasulullah yang wanita) juga berbusana muslimah.
25. Mereka merupakan panutan seluruh muslimah, begitu juga saya.
26. Semoga Allah memberikan kepada kita balasan jannah yang sama seperti mereka.
27. Untuk meninggikan izzah (kemuliaan) diri sebagai wanita (muslimah).
28. Jilbab lebih melindungi diri.
29. Membuat saya lebih merasa aman.
30. Menjaga diri dari gangguan lelaki usil.
31. Menjaga diri dari obyek pandangan lelaki yang Baca entri selengkapnya »





MENJADI MUSLIM yang SUKSES

19 12 2008

britis-picMendapatkan ketentraman dan hidayah di dunia dan di akhirat merupakan tolok ukur kesuksesan. Sedangkan hal itu tidak mungkin diperoleh kecuali dengan tauhid yang bersih dari berbagai macam kotoran dan penyimpangan, terutama dosa kesyirikan.

Imam Ahmad meriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Ibnu Mas’ud mengatakan, “Ketika turun ayat, “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman, mereka Itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. Al An’aam : 82). Maka hal itu terasa berat bagi para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka pun mengadu, “Wahai Rasulullah, siapakah diantara kami ini orang yang tidak menzalimi dirinya ?” Maka beliau menjawab, “Sesungguhnya maksud ayat itu bukanlah sebagaimana yang kalian sangka. Tidakkah kalian pernah mendengar perkataan seorang hamba yang shalih, “Wahai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah. Sesungguhnya kesyirikan itu adalah kezaliman yang sangat besar” (QS. Luqman : 13). Yang dimaksud dengan zalim dalam ayat itu adalah syirik”.” (HR. Al Bukhari (32), Muslim (124), Imam Ahmad (6/69/3589) cet. Ar Risalah, dikutip dari Ibthaalu Tandiid, hal. 19-20)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan, Baca entri selengkapnya »