Islam terjajah di tanah Al Quds, tempat permulaan dihadapkannya wajah ini kepada Rabb semesta alam. Kini harta dan jiwa tak lagi berharga, amanah jihad memanggil para mujahid muda. Lihatlah tangan-tangan mungil mengais batu sebagai peluru…melesat secepat kilat, hancurkan kesombongan zionis, hingga malaikat maut pun menjemput. Tak ada kata tuk rehat sejenak, ayah yang pergi tak kembali, ibu yang berserah diri melepas buah hati, bayi pun terlahir tuk memikul amanah. Saksikanlah wahai kaum muslimin, Jannah sebagai imbalannya.
Serangan Zionis Israel tak henti-hentinya terjadi di bumi Palestina. Saat ini, mereka kembali melancarkan serangan udara dan mengklaim berhasil menghancurkan lebih dari 40 terowongan di perbatasan Gaza yang diyakini digunakan para pejuang Palestina untuk menyelundupkan senjata, bahan peledak bahkan manusia. Sementara itu, penduduk Gaza dalam keadaan gelap gulita akibat embargo minyak yang dilakukan Israel. Jalur Gaza mendapat penjagaan yang ketat dari pihak israel sehingga sulit memasok bahan makanan dan obat-obatan. Ratusan rakyat sipil meninggal dunia dan ribuan luka-luka. Di lain pihak, Israel menyatakan tidak akan mempedulikan tekanan dunia internasional dan masih akan melanjutkan pembantaiannya di Gaza dengan melancarkan serangan dari darat. Untuk itu, Israel sudah menyiapkan ribuan pasukannya dan tank-tanknya ke perbatasan Gaza. Belum cukupkah ini disebut sebagai tindakan teroris?.
Namun sayang, adanya kepentingan negara adikuasa membuat keamanan dunia tergadaikan. Veto yang dilakukan AS membuat PBB tak mampu menunjukkan kewibawaannya untuk menghentikan kekejaman Israel. Padahal, AS-lah yang selalu mengklaim diri sebagai pemelihara hak asasi manusia. Tidak ada sikap seperti yang mereka tunjukkan ketika peristiwa runtuhnya WTC yang berujung pada penggempuran Afganistan yang membabi buta dengan dalih melancarkan serangan ke Baca entri selengkapnya »
Komentar Terakhir