Arsip Blog

Tarbiyah Gabungan : Sungguh Engkau Hamba Allah yang Beruntung bersama Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Lc, MA

Tarbiyah Gabungan : Sungguh Engkau Hamba Allah yang Beruntung bersama Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Lc, MA

Resep Panjang Umur Sebuah Ummat

Dalam karya magnum opus-nya, Al Muqaddimah, Ibnu Khaldun mengemukakan teori siklus kehidupan masyarakat. Melihat perjalanan hidup sebuah masyarakat, menurut teori itu, tak ubahnya seperti melihat perjalanan hidup seorang manusia. Ia pertama-tama lahir, tumbuh, berkembang kemudian dewasa. Ada saat dimana manusia mencapai puncak kesempurnaan potensi yang dia miliki. Tapi, hal itu tidak berlangsung selamanya. Sang waktu tetap menjadi misteri yang tak mampu dikalahkan. Seiring waktu, setelah fase kesempurnaannya, manusia itu menua, lapuk, dan akhirnya mati.

Menurut Ibnu Khaldun, sunnatullah pada individu manusia itu juga berlaku pada masyarakat atau peradaban di dunia ini. Sebuah siklus yang menggambarkan fase-fase yang ia lalui. Dari lahir, tumbuh, sempurna, untuk Read the rest of this entry

Buat Para Pendamba Khilafah

Saya pernah mendapat SMS seperti ini,

“Jadi apakah dengan tegaknya khilafah umat dapat sejahtera dan mengerti akan agama Islam ini..? Sebagaimana dalam hadits bahwa khilafah akan tegak kembali sebagaimana di atas manhaj nubuwwah yang dilakukan para khullafaurrasyidin. Pertanyaannya adalah siapakah yang akan memperjuangkan atas tegaknya khilafah tersebut? Apakah akan datang sendiri atau sebagaimana firman Allah, “Barangsiapa yang menolong agama Allah niscaya Allah pun Read the rest of this entry

Tarbiyah Gabungan “Kusiapkan diri Untuk Kejayaan Islam” bersama Ustadz Ilham Jaya Abdurrauf, Lc, M.Hi (Mahasiswa Pasca Sarjana King Saud University – Riyadh)

10 Kerusakan Dalam Perayaan Tahun Baru

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Allah, Rabb yang memberikan hidayah demi hidayah. Shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman. Manusia di berbagai negeri sangat antusias menyambut perhelatan yang hanya setahun sekali ini. Hingga walaupun sampai lembur pun, mereka dengan rela dan sabar menunggu pergantian tahun. Namun bagaimanakah pandangan Islam -agama yang hanif- mengenai perayaan tersebut? Apakah mengikuti dan merayakannya diperbolehkan? Semoga artikel yang singkat ini bisa menjawabnya.

Sejarah Tahun Baru Masehi

Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM. Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga Read the rest of this entry