Posted in Hadits, Kisah

Sang Peminang Bidadari


ml0101Ada dua perang yang terjadi di bulan Ramadhan, yakni Perang Badar pada tahun ke 2 H dan Fathul Makkah pada tahun ke 8 H Dikisahkan pada perang Badar, Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam memberi semangat kepada kaum Muslimin dengan ber- sabda: “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak seorang pun yang ikut memerangi mereka hari ini, lalu dia terbunuh dalam keadaan bersabar dan mengharap pahala dari Allah, men- yongsong (musuh) dan tidak mun- dur, melainkan Allah memasukkannya ke dalam Surga.”
Beliau berkata lagi: “Berangkatlah menuju Surga yang luasnya seluas langit dan bumi.”
Ketika itu berkatalah Umar bin Hamam, “Wah, wah!”
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bertanya, “Apa yang mendorongmu mengatakan ‘wah wah’?”
Dia menjawab: “Demi Allah tidak apa-apa wahai Rasulullah, selain berharap aku menjadi salah seo- rang penghuni Surga tersebut.”
Rasulullah berkata, “Benar, sesung- guhnya engkau termasuk penghuni Surga tersebut.”
Seketika dia langsung mengeluarkan kurma dari sisinya lalu memakan sebagiannya, kemudian ber- kata, “Jika aku hidup hingga memakan kurma-kurma ini sampai habis, sungguh merupakan hidup yang panjang.” Lantas dia mem buang semua kurma-kurma tersebut, kemudian berperang hingga akhirnya gugur sebagai syahid!.*
*HR Muslim sebagaimana yang dinukil dalam Ar-Rahiq al-Makhtum (id) oleh Syaikh Syafiur Rahman al-Mubarakfuri

2 thoughts on “Sang Peminang Bidadari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s