Uncategorized

Cerdas itu…


Duhqon: Wahai Abu Wa’ilah, bagaimana pendapatmu tentang minuman yg memabukkan?
Iyas : Haram…!!!

Duhqon: Dari sisi mana dikatakan haram, sedangkan ia tak lebih dari buah dan air yg diolah, sedangkan keduanya sama-sama halal?
Iyas : Apakah engkau sudah selesai bicara wahai Duhqon, ataukah masih ada yg hendak engkau utarakan?
Duhqon: Sudah, silahkan bicara!

Iyas : Seandainya kuambil air dan kusiramkan ke mukamu, apakah engkau merasa sakit?
Duhqon: Tidak!

Iyas : Jika kuambil segenggam pasir dan kulempar kepadamu, apakah engkau merasa sakit?
Duhqon: Tidak!

Iyas : Jika kuambil segenggam semen dan kulempar kepadamu, apakah engkau merasa sakit?
Duhqon: Tidak!

Iyas : Sekarang, jika kuambil pasir, lalu kucampur dengan segenggam semen, lalu kutuangkan air di atasnyadan kuaduk, lalu kujemur hingga kering, lalu kupukulkan ke kepalamu, apakah engkau merasa sakit?
Duhqon: Benar, bahklan bisa membunuhku

Iyas : Begitulah halnya dengan khamr. Di saat kau kumpulkan bagian-bagiannya lalu kau olah menjadi minuman yang memabukkan, maka dia menjadi haram

Dinukil dari:
Buku “Mereka adalah TABI’IN Kisah-Kisah Paling Menakjubkan yang Belum Tertandingi Hingga Hari Ini, penulis Dr Abdurrahman Ra’fat Basya, penerbit Pustaka At Tibyan

Iklan

1 thought on “Cerdas itu…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s