Posted in Kisah

Kisah Kelembutan Sang Khalifah: Saya Bukan Himar, Tapi Umar


Sang Khalifah Umar bin Abdul Aziz, pemimpin kaum muslimin sedunia, suatu kali memasuki masjid Bani Umayyah di malam hari. Ketika itu lampu mati, maka beliau berjalan perlahan. Dan ta…npa sengaja beliau menginjak kaki seseorang yang sedang tidur di masjid. Merasa diinjak kakinya, orang itu marah dan berkata, “Kamu himar (keledai) ya?” dengan nada datar Umar menjawab, “Saya bukan himar, saya Umar!”
Pengawal beliau tidak terima, hampir saja orang yang tidur itu diberi pelajaran lantaran perilakunya yang tidak sopan kepada sang Khalifah. Tapi Khalifah berkata, “Jangan, biarkan saja dia!” Pengawalnya berkata, “Tapi, dia telah mengatai Anda dengan keledai wahai Amirul Mukminin!” Beliau menjawab, “Tidak, dia tidak mengatakan saya keledai, dia hanya bertanya, apakah saya himar? dan saya sudah menjawab,” bukan, saya Umar”, selesai sudah!” ^_^ (As-salaf wat tasaamuh, Daarul Wathan)

One thought on “Kisah Kelembutan Sang Khalifah: Saya Bukan Himar, Tapi Umar

  1. 🙂 padahal jelas-jelas orang yang diinjak itu mencelanya. kalo kita mungkin udah naik pitam ya. sungguh anak keturunan Umar bin khatab yang mirip perangainya… subhanallah…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s