Kisah Ulama Hadits & Sepeda

Kisah Seorang Ulama Hadits & Sepeda


Kisah Ulama Hadits & SepedaSyaikh al-Albani rahimahullah bercerita:

“Setelah aku membeli sebidang tanah di luar kota, karena harga tanah di sana murah, aku langsung membangun sebuah rumah lengkap dengan toko. Setelah semuanya beres, aku baru sadar bahwa jarak antara rumahku dengan perpustakaan azh-Zhahiriyyah yang sering aku kunjungi lumayan jauh. Dahulu aku bekerja satu atau dua jam di tokoku sebelum perpustakaan itu dibuka.

Kemudian aku membeli sebuah sepeda, sementara itu baru pertama kali penduduk kota Damaskus menyaksikan pemandangan langka seperti ini, yakni seorang Syaikh bersorban naik sepeda. Wajar saja mereka langsung heran dengan pemandangan ini. Dan pada waktu itu juga ada sebuah majalah yang bernama al-Mudhhik al-Mubkî (lucu yang membuat nangis), yang diterbitkan oleh seorang nasrani. Ternyata dia memasukkan pengalaman ini di majalahnya. Tetapi aku tidak peduli dengan hal remah seperti ini, karena yang paling penting bagiku adalah waktu.”

sumber: KisahMuslim.com

note: Cerita ini memberikan gambaran kepada kita betapa semangatnya ulama dalam menuntut ilmu. Syaikh al-Albani rela menempuh perjalanan jauh dengan naik sepeda untuk belajar di perpustakaan. Dan terlihat semangat beliau untuk menuntut ilmu lebih besar daripada mencari harta dunia, dengan bekerja hanya satu atau dua jam sebelum perpustakaan dibuka. Disini kita juga bisa mengambil pelajaran penting, yaitu waktu sangatlah berharga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s